3 Tips Aman Pengendara Motor Dari Virus Corona

3 Tips Aman Pengendara Motor Dari Virus Corona

3 Tips Aman Pengendara Motor Dari Virus Corona

Seperti yang telah diketahui bahwa merebaknya wabah virus corona terjadi pada pergantian tahun 2020 dan salah satu kota di Tiongkok yaitu Wuhan menjadi tempat pertama virus tersebut muncul. Seiring berjalannya waktu satu persatu kota di Tiongkok terjangkiti virus yang sekarang lebih dikenal dengan nama COVID-19.

Penularan virus corona melalui beberapa cara antara lain percikan ludah, bersin, atau batuk dari seseorang yang positif terjangkiti. Sentuhan antar manusia juga rentan menularkan virus bahkan di permukaan benda-benda.

Akhirnya virus corona menyebar hampir merata di seluruh penjuru dunia tanpa terkecuali di Indonesia sendiri. Pandemi virus corona telah membuat aktifitas masyarakat terganggu terlebih bagi pengendara motor yang waktunya banyak di jalanan.

Dari banyak kasus penularan diketahui bahwa COVID-19 bisa bertahan hampir 3 jam di udara dan jika menempel pada suatu benda atau materi bisa bertahan hingga beberapa hari. Oleh sebab itu pencegahan dan antisipasi sangat perlu bagi pengendara sepeda motor.

 

Cuci Tangan Anti Virus Corona

Cuci Tangan

Langkah pencegahan paling sederhana adalah dengan cuci tangan setiap waktu. Itu merupaka cara paling mudah bagi pengendara motor guna menjaga kebersihan tanganserta anggota tubuh lainnya dari resiko paparan virus corona. Cuci tangan yang benar dilakukan di air yang mengalir contohnya menggunakan air dari kran.

Cuci dan bilas tangan dengan sabun antiseptik akan lebih baik lagi karena akan cepat menghilangkan atau membunuh bakteri serta virus yang menempel. Lakukan hal itu kapanpun dan dimanapun karena kita tidak tahu kapan dan dimana tempat yang beresiko.

 

Antiseptik COVID-19

Gunakan Antiseptik

Selain cuci tangan atau anggota badan lain dengan air dan sabun sebaiknya pengendara motor juga menggunakan hand sanitizer. Antiseptik cair yang mudah dibawa akan meminimalisir terkontaminasi virus corona. Hand sanitizer sebagai antiseptik portable bisa menjadi alternatif sterilisasi tangan ketika tidak menemukan air.

Sarung Tangan Anti Virus Corona

Sarung Tangan

Sarung tangan bagi pengendara sepeda motor menjadi kelengkapan yang tidak asing, selain untuk menghindari debu dan kotoran lain menempel ditangan juga mencegah keringat menempel pada stang gas motor karena bisa membuat licin saat pegang kemudi motor.

Akibat dari wabah virus corona maka pengendara roda dua harus lebih jeli yaitu menggunakan sarung tangan karet. Sarung tangan dengan bahan latex memiliki permukaan tanpa pori-pori sehingga bisa mencegah saat bersentuhan dengan orang maupun benda.

Namun perlu diketahui karena tidak memiliki pori-pori bisa berakibat kulit tangan tidak bisa bernafas jika digunakan dalam jangka waktu lama. Sebaiknya pada saat-saat tertentu lepas sarung tangan karet agar kulit bisa mendapatkan sirkulasi udara.

Masker Motor Anti Virus
Masker Wajah

Penggunaan masker bagi pengendara sepeda motor fungsi utamanya adalah sebagai filter dari paparan debu saat di jalan. Pada kasus wabah COVID-19 sebenarnya fungsinya kurang karena partikel virus dalam ukuran nano yang sangat kecil sekali dan tidak bisa dilihat oleh mata telanjang.

Namun tidak ada salahnya jika penggunaan masker menjadi rutinitas wajib bagi semua pengguna motor roda dua guna meminimalisir penularan virus. Jika menggunakan masker wajah berbahan kain sebaiknya setelah beberapa penggunaan dicuci untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Sedangkan masker sekali pakai sebaiknya jangan dipergunakan berulangkali karena fungsinya menurun akibat debu atau kotoran yang menempel.

Selain 3 cara diatas sebaiknya tinggal di rumah ketika tidak ada keperluan yang sifatnya mendesak. Bagi pengendara yang memang aktifitas pekerjaannya banyak menggunakan motor tetap mengantisipasi selalu bilas tangan atau anggota badan yang terbuka dengan air serta ditambah dengan sering memakai antiseptik seperti hand sanitizer.

Related Post

Meng-Upgrade banMeng-Upgrade ban

Mengupgrade Ban Manfaat mengupgrade ban-ban Anda:   Respon yang lebih baik ketika berubah arah. Kontak yang lebih luas dengan permukaan jalan. Daya cengkeram yang lebih besar. Pengendalian dan control yang